Jamunem- Menyelesaikan beban tugas di kantor yang berhubungan dengan pekerjaan memang diperlukan. Karena secara tidak langsung dapat mengganggu pola tidur anda. Hal itu juga mempunyai resiko yang cukup berdampak bagi kesehatan anda.
Salah satunya adalah pengeroposan tulang. Padahal sebelumnya, pengeroposan tulang lebih sering dikaitkan dengan pola makan, misalnya kurangnya konsmsi sumber kalsium seperti susu. Ternyata selain itu, kondisi ini bisa terjadi jika terlalu sering begadang.
Demikian disampaikan oleh para peneliti dari University of Colorado, seperti dikutip dari Times of India pada Selasa (4/4/2017).
Riset oleh Christine Swanson menyebutkan mereka yang memiliki jam tidur rata-rata hanya lima jam per malam mengalami risiko tulang rapuh lebih tinggi. "Saat terjaga, mereka mengonsumsi nutrisi dengan jumlah kalori yang sama, sehingga diet tidak memengaruhi," imbuh Swanson.
Dalam studi ini, enam orang pria yang menjadi responden adalah mereka yang berusia 20-27 tahun, sementara empat orang sisanya berusia 55-65 tahun. Selama periode tiga pekan, peneliti menemukan semua responden dengan jam tidur kurang dari enam jam per malam mengalami penurunan tingkat marker pembentuk tulang P1NP.
Penurunan ini lebih besar pada pria yang berusia lebih muda dibandingkan mereka yang berusia lebih tua. "Keseimbangan komposisi marker ini dapat menyebabkan osteoporosis dan juga risiko patah tulang," papar Swanson.
Hasil Study para peneliti dari University of British Columbia menemukan bahwa anak dan remaja yang kurang aktif cenderung memiliki tulang lebih rapuh. Jadi, selain kurang tidur karena begadang, pengroposan tulang juga bisa disebabkan kurangnya olah raga dan aktifitas fisik lainnya.
Foto pixabay
Dikutip dari Detik

Comments
Post a Comment